Kalau dalam bahasa Indonesia Carpon sama juga dengan Cerpen Yaitu cerita pendek.
Blog Info Terbaru akan memberikan salahsatu contoh carpon singkat tentang sebuah cerita nu
Judulna : Carita Ti Hiji Makam.
Karangan : Aat Suwanto
Kita lihat cuplikan ceritanya di bawah ini :
Di lembur kuring, kapisah ku Cibuyut - susukan leutik nu mun halodo caina ayeuna mah sok saat, pahareup-hareup jeung Masjid Kaum (disebut kitu, pedah eta masjid teh di lembur mah panggedena), aya hiji makam. Leutik makamna mah. Teuing makam naon ngaranna. Ngan nu jelas eta makam teh pikeun lembur kuring mah dipusti-pusti.
Makam karamat istilah gampangna mah. Pedah eta cenah, di dinya aya makam Eyang Jayalalana, karuhun nu geus boga jasa muka leuweung di lengkob Gunung Sawal ngajadi lembur gede nu ayeuna nelah Cihaurbeuti, lembur kuring tea. Malah cenah, ceuk kolot-kolot di lembur, geuning Eyang Jayalalana teh karuhun ti Pangeran Dipatiukur. Ku alatan geus dikaramatkeun tea, atuh teu sambarang jalma nu bisa ...
Terimakasih Untuk : Carpon Bahasa Sunda Singkat | Info Terbaru http://infoter-baru.blogspot.com/2012/10/carpon-bahasa-sunda-singkat.html#ixzz2NUCPShLq


Menurut
sejarah, sepeda ditemukan di Perancis pada akhir abad 18. Di negeri
itu, alat transportasi roda dua ini dinamai velocipede. Selama
bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk
hasil rancang bangun kendaraan roda dua. Tapi menurut sumber lain, konon
sepeda pertama kali ditemukan di Inggris sekitar tahun 1970.
Pada
tahun 1818, seorang mahasiswa matematika dan mekanik di Heidelberg,
Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn menyempurnakan
velocipede hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan.
Drais memberi sebuah system yang memungkinkan roda depan bisa berbelok
kekanan atau kekiri. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki,
Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Sepeda bikinan
Drais ini dijuluki “dandy horse” (kuda gaya). Drais sendiri menyebut
kendaraan ini dengan nama, Draisienne.
Proses
penciptaan selanjutnya dilakukan oleh Kirkpatrick Macmillan. Saat itu
pada tahun 1839, di Inggris, Mac Milan yang bekerja sebagai pandai besi
mulai berpikir untuk membuat sepeda yang lebih baik. Kemudian, Mac Milan
berhasil membuat sepeda yang dapat bergerak tanpa menapakkan kaki ke
tanah. Ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda
belakang dengan ban depan dan meletakan sebuah pedal kayu untuk
menggerakannya roda. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang
ada.
Sementara
itu, di kota Paris, Prancis, seseorang yang bernama Kirkpatrick
Macmillan juga sedang berusaha untuk memodifikasi sepeda buatan Drais.
Michaux dan putranya membuat sepeda yang dijalankan dengan pedal. Sepeda
buatan Michaux memperoleh sambutan luar biasa. Dengan pedal,
mengendarai sepeda menjadi lebih ringan dan menyenangkan. Agar sepeda
dapat berlari kencang, maka ia memperbesar roda depannya.
